Jumat, 26 Oktober 2018

Joe Biden Dan De Niro Kini Menjadi Target Selanjutnya Paket Mencurigakan

Image result for RObert de niro

Kali ini mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan mega bintang Hollywood Robert De Niro menjadi target terbaru paket mencurigakan dan bom pipa yang dikirim pada lawan-lawan politik Presiden Donald Trump.

Presiden Donald Trump justru mengecam dengan keras para media karena dianggap memicu kemarahan. Lawan-lawan Trump menuduh presidennya itu memicu kekerasan setelah bom pipa yang dikirim ke mantan Presiden Barack Obama, mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Hillary Clinton, petinggi CNN dan tokoh lain yang dibenci para pendukung Trump.

Seiring pemilu tengah periode yang tinggal kurang dari dua pekan lagi, Trump bereaksi dengan menyerukan persatuan tapi kemudian ia menyerang media.

“Bagian sangat besar kemarahan yang kita lihat hari ini dalam masyarakat kita diakibatkan laporan salah dan tidak akurat oleh Media Arus Utama yang saya sebut sebagia Berita Palsu,” kicau Trump, dikutip dari Channel News Asia, Jumat (26/10).

“Ini telah menjadi sangat buruk dan penuh kebencian yang melebihi deskripsi. Media Arus Utama harus membersihkan aksinya, CEPAT!” kicau Trump lagi.

Kehebohan itu sendiri terjadi sejak Senin (22/10) dengan perangkat yang ditemukan di rumah miliarder liberal George Soros di New York. FBI sendiri menyatakan bahwa ada total tujuh paket mencurigakan yang dikirim di New York, Washington dan Florida, termasuk ke Jaksa Agung era Obama, Eric Holder dan dua paket ke anggota parlemen California Maxine Waters.

Pada Kamis (25/10), tim penjinak bom New York sudah memindahkan paket serupa yang dikirim ke De Niro di perusahaan TriBeCa Productions yang turut dia dirikan. Tim kepolisian kini sedang memeriksa paket tersebut.

Mungkin De Niro mendapatkan itu karena saat kampanye 2016 yang lalu, aktor itu mengecam Partai Republik sebagai 'bodoh terang-terangan' dan mendapat sambutan meriah.


Sumber : akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BNI Terus Mudahkan Masyarakat Melalui Pelayanannya di Tengah Ancaman Virus Corona

Sumber Gambar: Google.com Sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus mematikan  Corona atau Covid-19  yang kini memiliki risiko ting...